Kejahatan Bisa Terjadi Akibat Salah Didik Saat Anak-anak

Kejahatan Bisa Terjadi Akibat Salah Didik Saat Anak-anak

salah didik
MARAKNYA kejahatan yang muncul saat ini, terutama aksi pembegalan ternyata banyak faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Selain dari kondisi persaingan hidup yang semakin ketat, faktor ekonomi, dan media, juga tak lepas dari peran orang tua sebagai ‘sekolah pertama’ manusia dari sejak lahir.

Kesalahan dalam mendidik anak, bisa berakibat fatal bagi kehidupan seseorang di masa yang akan datang. Pengabaian pada hal-hal negatif yang dilakukan anak sejak kecil bisa berakibat pada ‘pembolehan’ atas apa yang ia lakukan sampai si anak dewasa.

Menurut Pakar Sosiologi-Kriminalitas dari Universitas Gajah Mada, Suprapto, menilai bahwa munculnya aksi kejahatan seperti pembegalan dan aksi anarkis semisal geng ‘Hello Kitty’ di Yogyakarta, hanyalah salah satu letupan bukti dari maraknya kekerasan di kalangan pelajar di Indonesia.

“Ini bukan fenomena pertama kali dan bukan lokal Yogya saja. Namun sudah terjadi umum di berbagai kota dan kabupaten di Indonesia,” kata Suprapto, seperti yang dikutip Viva pada Senin (23/2/2015).

“Saya melihat anggota geng ini banyak berasal dari keluarga yang tidak memberikan pendidikan yang baik kepada anaknya,” jelasnya.

Bahkan Kriminolog Universitas Indonesia, Purnianti, berpendapat fenomena kekerasan yang dilakukan oleh anak usia muda diakibatkan oleh 3 faktor, di antaranya:

Yang pertama sekali adalah rumah. Sebagai tempat berlindung sekaligus tinggal anak, rumah kerap menjadi titik awal munculnya perilaku kekerasan oleh anak. Misalnya kasus kekerasan dalam rumah tangga ataupun munculnya perselisihan antar saudara.

Kedua, adalah lingkungan bermain anak. Kawasan yang menjadi rute perjalanan anak, juga menjadi faktor penyebab munculnya perilaku buruk anak. Lingkungan yang kerap mempertontonkan kekerasan, menjadi faktor penyebab budaya kriminal di pelajar hingga berlanjut pada kejahatan yang lebih parah lagi setelah mereka dewasa.

Ketiga adalah lingkungan sekolah. Sebagai ruang bagi anak setelah rumah tinggalnya, sekolah juga kerap menjadi titik picu munculnya sikap kriminal anak.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua sejatinya mampu memberikan kasih sayang dan pendidikan yang baik bagi putra-putrinya, terutama dengan ilmu agama. [sm/islampos]

islampos mobile :

Redaktur: Sodikin Maulana